INFO PERTEMUAN ILMIAH INTERNASIONAL 2016

Call for paper

Bagi Bapak dan Ibu Dosen yang telah atau sementara melakukan penelitian sebaiknya menyempatkan diri mengecek informasi yang satu ini.

Berikut kami sampaikan beberapa informasi penting terkait dengan forum-forum ilmiah tingkat internasional yang sementara membuka kesempatan bagi para peneliti untuk berkontribusi dalam pertemuan ilmiah yang akan mereka laksanakan. Forum-forum ilmiah atau conference ini kiranya akan menjadi alternatif referensi bagi kita yang merencanakan untuk mempublikasi hasil karya kita pada tahun 2016.


Adapun beberapa forum pertemuan ilmiah internasional yang secara reguler diadakan dan sementara membuka peluang penerimaan artikel untuk didiseminasikan pada tahun 2016:

ANIMAL PRODUCTION 2016
merupakan joint conference antara The Australian Society of Animal Production (ASAP) dan the New Zealand Society of Animal Production. Konferensi ini akan dilaksanakan pada 4-7 Juli 20166 di the Stamford Grand, Glenelg, Adelaide, Australia Selatan. Pertemuan kali ini akan bertemakan animal welfare, productivity and profitability of our livestock industries.
Batas pemasukan artikel: 4 Maret 2016 jam 11:59pm
Untuk informasi selengkapnya klik disini.

 

17th AAAP ANIMAL SCIENCE CONGRESS
merupakan reguler konferensi bagi ilmuwan Australia-Aisa dan sekitarnya yang menggeluti penelitian dan pengembangan di bidang peternakan. Konferensi yang sebelumnya dilaksanakan di Jogja ini, pada tahun 2016, akan dilaksanakan pada 22 - 25 Agustus 2016 di Kyushu Sangyo University,Fukuoka,Jepang.  
Batas pemasukan artikel: 31 Maret 2016  
Untuk informasi selengkapnya klik disini.

 

ICIISA 2016
merupakan konferensi masyarakat ilmiah di bidang pertanian yang diselenggarakan yang akan diselenggarakan pada tanggal 7-9 July 2016 di Hua Hin, Thailand. Thema konferensi adalah “Successful efforts in R&D for high quality and eco-friendly agriculture in the 21st century”
Batas pemasukan artikel: 31 Maret 2016  
Untuk informasi selengkapnya klik disini.


Salam JUPE!

RizVN Login