WhatsApp Image 2018-10-13 at 19.31.05

 

 

Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang telah melakukan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di RT.02, RW 03, Kelurahan Tuatuka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Kegiatan PKM tersebut bertujuan menerapkan paradigma baru dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat problem solving, komprehensif, bermakna, tuntas, serta berkelanjutan (sustainable). Khalayak sasaran kegiatan PKM di Kelurahan Tuatuka adalah kelompok ternak yang setiap anggotanya memiliki karakter produktif secara ekonomis.

 

 

Kegiatan PKM Jurusan Peternakan Politani Negeri Kupang Tahun 2018 mengambil tema “Peningkatan Usaha Penggemukan Ternak Babi menggunakan pola kerjasama PRO-MITRA”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kelompok Tani Syalom dan Sumber Berkat yang dominasi mata pencaharian anggota kelompoknya bersumber dari usaha pertanian tanaman pangan dan peternakan. Penetapan kegiatan PKM di 2 kelompok tani tersebut didasarkan atas hasil survey dan pemetaan masalah khususnya berkaitan dengan aspek manajemen produksi, pakan, kesehatan ternak, dan modal. Keinginan anggota kelompok tani Syalom untuk meningkatkan skala usaha ternak babi secara berkelanjutan selama ini kurang didukung oleh pengetahuan teknis beternak babi, penggunaan bibit ras lokal (babi kampung) dengan jumlah yang terbatas dan kurang berkualitas, penggunaan pakan konvensional yang hanya mengandalkan limbah pertanian dan rumah tangga, serta jumlah modal yang sangat terbatas. Pada sisi yang lain, masalah yang ditemui di kelompok tani Sumber Berkat diantaranya berkaitan dengan jangkauan pelayanan kesehatan hewan yang belum sepenuhnya mengatasi permasalahan anggota kelompok tani, sering ditemukannya kasus kematian pada ternak sapi dan babi yang dipelihara, rendahnya pengetahuan anggota mitra tentang cara pencegahan dan pengendalian penyakit SE, Hog Cholera dan Endoparasit, serta tingginya intensitas kematian ternak terutama pada musim pancaroba (peralihan musim).

 

Berkaitan dengan hal tersebut, Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc selaku ketua Jurusan Peternakan Politani Negeri Kupang telah mempercayakan koordinator kegiatan PKM Tahun 2018 kepada Dr. Melkianus Deddy Randu, S.Pt., M.Si; Cardial Leopenu, S.Pt., M.Sc; dan drh. Victor J. Lenda, M.Sc untuk masing-masing program studi Produksi Ternak, Teknologi Pakan Ternak, dan Kesehatan Hewan. Sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan tinggi yang harus dilakukan oleh dosen, Ketua Jurusan Peternakan mengatakan bahwa kegiatan PKM tahun 2018 tetap dilaksanakan di Kelompok tani Syalom dan Sumber Berkat yang juga merupakan kelompok binaan Jurusan sejak tahun 2016. Pendekatan program yang dikembangkan saat ini adalah penggemukan babi menggunakan sistem kerjasama “ (PRO-MITRA)”.

 

WhatsApp Image 2018-10-13 at 17.37.522

 

Ketua Jurusan Peternakan, Johanis Jermias, S.Pt., M.Sc menyatakan bahwa kerjasama “PRO-MITRA” merupakan singkatan dari PROPORSIONAL KEMITRAAN. Model ini menawarkan tingkat keuntungan yang bervariasi pada kelompok tani karena dipengaruhi pula oleh besarnya sistem penyertaan modal kelompok tani. Namun demikian, model ini memberikan ruang fleksibilitas lebih kepada kelompok tani sehingga mereka tetap dapat mengembangkan komoditas ternak pilihan seturut ketersediaan sumber daya yang dimiliki kelompok tani. Ditambahkan Ketua Jurusan Peternakan, saat ini program kerjasama “PRO-MITRA” diimplementasikan pada komoditas ternak babi di Kelompok Tani Syalom, dan di masa mendatang pola yang sama akan terus dikembangkan pada kelompok tani lainnya di Kabupaten Kupang. Jurusan peternakan memberikan dukungan penuh dengan menempatkan dan memberdayakan alumni sebagai tenaga teknis terampil yang mendampingi kegiatan PKM “PRO-MITRA” di Kelurahan Tuatuka. Pada masa mendatang, sistem “PRO-MITRA” harapannya akan menjadi model bagi pengembangan peternakan dalam rangka peningkatan ekonomi peternak.

 

Secara teknis, kegiatan PKM “PRO-MITRA” telah didahului dengan penandatangan MOU pada tanggal 21 Juli 2018 di Gereja Gloria Tuatuka, dilanjutkan dengan penyediaan bibit babi landrace, pakan, pemeriksaan kesehatan rutin, dan pendampingan intensif pada kelompok tani Syalom oleh tim Program Studi Produksi Ternak dan Teknologi Pakan Ternak, sedangkan pengambilan dan analisis sampel terhadap penyakit ternak sapi dan babi di kelompok Sumber Berkat juga telah dilakukan oleh tim Program Studi Kesehatan Hewan sebagai langkah awal untuk kegiatan penanganan kesehatan. Kegiatan pendampingan dan pemantauan kesehatan akan terus dilakukan sampai bulan desember 2018, saat dilakukan pemasaran ternak babi. Untuk mendukung kegiatan PKM juga telah telah dilakukan penyuluhan yang bertempat di Gereja Gloria Tuatuka dengan materi manajemen penggemukan ternak babi oleh Redempta Wea, S.Pt., MP ; manajemen pakan ternak babi untuk penggemukan oleh Catootjie Nalle, S.Pt., M.Agr.St., Ph.D ; dan Manajemen kesehatan ternak babi oleh Dr. drh. Petrus Malo Bulu, M.VSc.

 

WhatsApp Image 2018-10-13 at 17.37.50

 

Luaran yang dihasilkan dari kegiatan PKM Jurusan peternakan pada akhirnya adalah babi penggemukan layak jual dengan bobot berkisar antara 85-100 kg/ekor pada jangka waktu penggemukan 4-5 bulan, perbaikan sistem manajemen penggemukan ternak babi di kelompok tani, peningkatan pengetahuan mitra kelompok tani tentang model kerjasama “Pro-Mitra”, sistem pemasaran dan analisa usaha penggemukan, peningkatan pendapatan anggota mitra kelompok tani Syalom, serta kemampuan anggota kelompok tani Sumber Berkat dalam melakukan pencegahatan penyakit ternak, mengenali jenis penyakit ternak sedini mungkin, dan menerapkan manajemen kesehatan untuk ternak yang dikembangkan saat ini.

 

WhatsApp Image 2018-10-13 at 19.27.36

 

RizVN Login